teks

EVERY CHILD IS SPECIAL,EVERY CHILD IS SMART AND EVERY CHILD MUST PLAY

Jumat, 14 Desember 2012

PENGARUH GERAK DAN KECERDASAN



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Otak adalah pusat kecerdasan,otak memproduksi banyak sel-sel neuran. Produksi sel-sel  neuron dimulai dari dalam kandungan Marian Diamond, pakar neurobiologi dan penulis buku Enriching Heredity (1988) dan Magic Trees of Mind (Diamond & Hopson, 1988), melaporkan bahwa neuron berkembang dengan kecepatan mengejutkan, antara 50.000 – 100.000 per detik selama pertumbuhan janin dan ketika anak lahir anak memiliki kira-kira 100 sampai 200 sel-sel neuron yang setiap sel neuron mempunyai 2.500 sinapsis dan pada umur 2 sampai 3 tahun setiap sel neuron mempunyai 15.000 sinapsis serta anak usia 5-6 tahun pertama kurang lebih 50% dari sel-sel neuron berkembang untuk saling bersambung.

Sehingganya ketika anak dilahirkan dibutuhkan usaha untuk menghubungkan sel-sel neuron tersebut.Karena semakin banyak sel-sel neuron yang terhubung maka semakin cerdas anak. Perkembangan pesat sel-sel neuron terjadi pada usia 0-8 tahun , setelah masa ini sel-sel otak tidak mengalami perkembangan secara pesat lagi.Oleh karenanya dibutuhkan ragam stimulasi untuk memproduksi dan menghubungkan sel-sel neuron.Agar masa emas pada anak dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan pemberian ragam stimulasi atau rangsangan.Ada tiga ranah yang berkaitan dengan perkembangan manusia yaitu afektif, kognitif dan motorik (gerak). Meskipun ranah-ranah itu berbeda, tapi domain-domain tersebut secara konstan berinteraksi satu sama lain.Segala sesuatu yang dilakukan pada domain ranah motorik dipengaruh emosi kita, interaksi sosial dan perkembangan kognitif.
Setiap rangsangan secara otomatis akan menghasilkan sinapsis (sambungan neuron). Semakin banyak dan sering sebuah rangsangan diterima oleh anak, maka sinapsis tersebut akan semakin banyak dan semakin kuat. Sinapsis inilah yang mendasari memori atau daya ingat. Jika sinapsis kuat, maka daya ingat juga kuat,begitu juga sebaliknya. Itulah mengapa, anak akan lebih mudah menyerap pelajarannya jika ia belajar secara berulang-ulang. Karena sinapsis yang terbentuk semakin banyak dan kuat, kecerdasan manusia berkembang secara bertahap.Proses perkembangan ini membutuhkan rangsangan sebagai dorongan.Sejak janin, dorongan-dorongan stimulasi ini akan membantu dalam penyambungan neuron. Semakin banyak terjadi penyambungan neuron yang  akan memunculkan pengalaman yang lebih luas dan kecerdasan yang lebih meningkat.
Rangsangan dapat berupa berbagai macam jenis rangsangan untuk merangsang sel-sel neuron agar terhubung satu sama lain, seperti hal nya rangsangan gerak tubuh yang dapat berpengaruh dalam menghubungkan sel-sel neuron dan memberikan pengaruh pada peningkatan kecerdasan anak.Gerakan dapat berdampak pada kecerdasan karena berkaitan dengan sistem saraf, dimana gerakan memberikan stimulus terhadap otak sehingga merangsang sel-sel neuron terhubung.Menurut New Beginning Journal 2001, gerakan yang menggunakan seluruh tubuh serta perasaan membuat bayi memprogram alat motorik, perseptual, saraf dan sel otak.Oleh karenanya gerakan tubuh dapat membantu dalam merangsang kecerdasan otak sehingga diperlukan rasangan berupa gerakan yang diberikan sedini mungkin untuk merangsang kecerdasan otak anak.
Gerakan dapat merangsang kecerdasan anak dikarenakan tubuh manusia mempunyai sistem saraf yang mempunyai kaitan atau hubungan dengan perkembangan otak.Sistem saraf ini membantu dalam menyampaikan implus ke otak yang membantu merangsang terhubungnya antar sel-sel neuron.Selain itu gerakan yang dilakukan oleh tubuh akan membantu tubuh bukan hanya memberikan kebugaran pada tubuh tapi juga memberikan kebugaran otak yang akan mengoptimalkan fungsi kerja otak.

1.2 Rumusan Masalah
a.      Bagaimana teori gerak untuk kecerdasan otak anak
b.      Bagaimana susunan sistem saraf manusia
c.      Bagaimana jalur gerak manusia
d.      Bagaimana pengaruh gerakan dapat merangsang kecerdasan otak
e.      Bagaimana gerakan ibu hamil dapat merangsang kecerdasan otak
f.       Bagaiamana senam otak dapat merangsang kecerdasan otak
1.3 Tujuan
a.      Mengetahui teori gerak yang berkaitan dengan kecerdasan otak
b.      Mengetahui susunan sistem saraf manusia
c.      Mengetahui jalur gerak mabusia
d.      Mengetahui pengaruh gerakan dapat merangsang kecerdasan otak
e.      Mengetahui gerakan ibu hamil dapat merangsang kecerdasan otak
f.       Mengetahui pengaruh senam otak dalam merangsang kecerdasan otak


BAB 2
PEMBAHASAN

 2.1 Teori Sistem Gerak
            Beberapa pendapat para ahli tentang teori gerak yang berkaitan dengan stimulus gerak yang dapat merangsang kecerdasan otak anak.
A. teori gerak  Kephrat
Kephrat menyatakan bahwa perkembangan kogmitif dapat ditingkatkan melalui gerak.Dia percaya bahwa kekurangan belajar adalah hasil kurangnya integrasi sensori, dimana integrasi sensori merupakan langkah dalam persepsi proses gerak.Kephrat menekankan hubungan antara persepsi dan gerak yang saling terkait, tidak adanya perbedaan antara aktivitas persepsi dan gerak.
B. teori gerak Delacato
            Delacato meyakini bahwa unsur-unsur dalam fungsi kognitif yang optimal adalah pengembangan dari dominasi kontrol otak.Delacato meyakini masalah intelektual dapat ditanggulangi dengan merakapitulasi gerak awal yang diperkirakan menjadi tidak sempurna. Dia merekomendasikan bahwa proses diketahui sebagai pola.Melalui pola tersebut seorang individu mempraktekkan gerak sederhana, biasanya merangkak untuk mengakomodasi kebutuhan anak dalam meningkatkan fungsi kognitifnya.
C. teori gerak piaget
Perkembangan kognitif dan perkembangan gerak secara konstan berinterkasi, perkembangan kognitif lebih kuat bergantung pada kemampuan intelektual.Perkembangan kognitif terjadi melalui proses adaptasi yaitu penyesuaian terhadap tuntunan lingkungan dan intelektual melalu dual hal yaitu asimilasi dan akomodasi.Asimilasi merupakan proses yang anak mengupayakan menafsirkan pengalaman barunya yang didasarkan pada interpretasi saat sekarang terhadap dunianya.Sedangkan akomodasi merupakan individu yang berusaha untuk menyesuaikan keberadaan struktur pikiran dengan dengan sejumlah pengalaman baru.Menurut piaget, gerak selalu berhubungan denga proses berfikir, pengetahuan dan berfikir muncul sebagai hasil atau akibat dari perilaku yang terjadi melalui gerak tubuh, terutama pada tahap sensorimotor.
           
 2.2 Susunan sistem saraf manusia
Di dalam tubuh kita terdapat miliaran sel saraf yang membentuk sistem saraf. Sistem saraf manusia tersusun dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan sistem saraf tepi terdiri atas sistem saraf somatis dan sistem saraf otonom.
A.    Sistem saraf pusat
Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). Keduanya merupakan organ yang sangat lunak, dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang, otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis.
Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut.
 1. Durameter; merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak.
2. Araknoid; disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis; semacam cairan limfa yang mengisi sela sela membran araknoid. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik.
3. Piameter. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme.
Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu:
1. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea)
2. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba)
3. sel-sel neuroglia, yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat
Otak mempunyai lima bagian utama, yaitu: otak besar (serebrum), otak tengah (mesensefalon), otak kecil (serebelum), sumsum sambung (medulla oblongata), dan jembatan varol.
1. Otak besar (serebrum)
Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental, yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi), ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan.
Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak, walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. Area ini berperan dalam proses belajar, menyimpan ingatan, membuat kesimpulan, dan belajar berbagai bahasa. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat, analisis, berbicara, kreativitas) dan emosi. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang.
 2. Otak tengah (mesensefalon)
Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata, dan juga merupakan pusat pendengaran.
 3. Otak kecil (serebelum)
Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar, keseimbangan, dan posisi tubuh. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan.
 4. Jembatan varol (pons varoli)             
Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan, juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang.
 5. Sumsum sambung (medulla oblongata)
Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan, refleks fisiologi seperti detak jantung, tekanan darah, volume dan kecepatan respirasi, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan.Selain itu, sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin, batuk, dan berkedip.
 6. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis)
Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih, sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu.
Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor.
Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden. 

B. Sistem saraf tepi
Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak, sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung, gerak saluran pencernaan, dan sekresi keringat.

1. Sistem Saraf Sadar
Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial), yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak, dan saraf sumsum tulang belakang, yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang.
Sistem saraf somatis terdiri atas :
 a. Saraf otak (saraf cranial), saraf otak terdapat pada bagian kepala yang keluar dari otak dan melewati lubang yang terdapat pada tulang tengkorak. Urat saraf ini berjumlah 12 pasang.
 b. Saraf sumsum tulang belakang (saraf spinal), saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang . Saraf sumsum tulang belakang berfungsi untuk meneruskan impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat juga meneruskan impuls dari sistem saraf pusat ke semua otot rangka tubuh.
Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari:
1.      Tiga pasang saraf sensori, yaitu saraf nomor 1, 2, dan 8
2.      lima pasang saraf motor, yaitu saraf nomor 3, 4, 6, 11, dan 12
3.      empat pasang saraf gabungan sensori dan motor, yaitu saraf nomor 5, 7, 9, dan 10.
Gambar 2
Otak dilihat dari bawah menunjukkan saraf kranial
Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher, kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting.Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Berdasarkan asalnya, saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher, 12 pasang saraf punggung, 5 pasang saraf pinggang, 5 pasang saraf pinggul, dan satu pasang saraf ekor.
Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut.
a. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher, bahu, dan diafragma.
b.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan.
c. Pleksus Jumbo sakralis
yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki.
2. Saraf Otonom
Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion.
Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek, sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yang panjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu.
Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan "nervus vagus" bersama cabang-cabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung.
Tabel Fungsi Saraf Otonom
Parasimpatik
Simpatik
  • mengecilkan pupil
  • menstimulasi aliran ludah
  • memperlambat denyut jantung
  • membesarkan bronkus
  • menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan
  • mengerutkan kantung kemih
  • memperbesar pupil
  • menghambat aliran ludah
  • mempercepat denyut jantung
  • mengecilkan bronkus
  • menghambat sekresi kelenjar pencernaan
  • menghambat kontraksi kandung kemih











2.3 jalur sistem saraf manusia
·        Jalur perjalanan gerak normal:
Rangsangan-Reseptor-Neuron sensori-Otak-Neuron motorik-Efektor
·        Jalur perjalanan gerak reflek
Rangsangan-Reseptor-Neuron sensori-Sumsum tulang belakang-Neuron Motor-Efektor
2.4 Pengaruh Gerak Pada otak
Gerak sangat diperlukan oleh tubuh, dimana dengan gerakan yang dilakukan oleh tubuh dapat merangsang sistem syaraf pada tubuh, yaitu antara sistem syaraf pusat dan sistem syaraf tepi untuk bekerja secara berhubungan.Otak membutuhkan gerakan tubuh untuk bekerja dan berkembang dengan baik, karena tubuh yang bergerak merangsang otak untuk bekerja pula.
a.      Dengan bergerak aliran darah akan lancar, mengantarkan aliran oksigen ke otak yang akan mengacu perkembangan janin dan otak anak karena setiap menit otak membutuhkan darah sebanyak 150 mil.Meningkatnya sirkulasi darah otak ke otak artinya oksigen, gula dan zat gizi juga bertambah
b.      Gerakan tubuh dapat memprogram alat motorik, perseptual saraf dan sel otak
c.      pusat-pusat sistem kewaspadaan atau reticulo activating system yang terdapat pada batang otak bisa diaktifkan dengan melakukan gerakan tubuh
d.      mempengaruhi produksi hormon NGF (Nerve Growth Factor) yang dapat menigkatkan fungsi otak melalui rangsangan perkembangan sel-sel saraf
e.      merangsang produksi Dopamin, zat ini berfungsi penting dalam menata perasaan (mood) anak anda.Semakin sering dan terampil melakukan kegiatan fisik, semakin baik perkembangan otaknya
 2.5 Gerakan Ibu Hamil Untuk Merangsang Kecerdasan otak anak
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh James F. Clapp, MD dari Case Western Universitas di Cleveland, Amerika.Mereka memandingkan anak-anak dari ibu hamil yang berolahraga dengan ibu hamil yang tidak pernah berolahraga.Penelitian secara berkesinambungan ini menunjukan, setelah usia 5 tahun, anak-anak yang ibunya rajin berolahraga memiliki skor intelegensi yang lebih tinggi dalam tes intelegensi secara umum maupun dalam keterampilan berbahasa.Aliran darah yang lancar selama berolahraga menghantarkan oksigen secara lancar sehingga perkembangan jaini terpacu dengan pesat.
Beberapa gerakan olahraga untuk ibu hamil  yang dapat merangsang kesehatan ibu dan dapat merangsang kecerdasan anak :
a)     Kehamilan dan berjalan kaki
Menurut penelitian medis dengan banyak berjalan kaki saat hamil dipagi hari akan manjaga kondisi tubuh ibu hamil.Jantung ibu hamil bekerja secara optimal selama kehamilan, selain itu berjalan kaki juga dapat mengatasi gangguan lutut, pinggang, dan mata kaki.Secara langsung ibu hamil yang banyak berjalan kaki dipagi hari akan merasa ototnya lebih kuat dan badannya lebih bugar.Hal ini mendukung ibu yang sedang mendapatkan kehamilan untuk beristirahat cukup dan tidur lebih nyenyak.
b)     Kehamilan dan berenang
Ketika berenang tubuh bergerak dengan cukup tanpa ada bagian tubuh yang terbebani, pada saat berenang jantung berdetak lebih kencang untuk memompa darah lebih cepat keseluruh tubuh.Kondisi ini tentu malatih dan menguatkan jantung untuk persiapan persalina kelak, dan perdaran darah yang lancar akan memompa oksigen secara lancar pula keseluruh tubuh.

c)     Kehamilan dan senam kegel
Senam kegel berguna untuk memperkuat kemaluan (otot vagina) yang nantinya akan mempermudah proses persalinan dan dapat mengurangi robeknya jalan lahir ketika proses persalinan.Ibu hamil dapat dilakukan ibu hamil kapanpun dan dimanapun dengan cara melakukan gerakan menahan kencing selama beberapa saat dan kemudian dilepas kembali.
d)     Kehamilan dan bersepeda
Bersepeda merupakan salah satu olahraga lain yang aman dilakukan dimasa kehamilan. Alasannya sederhana ketika bersepeda berat badan kita tertopang dengan baik sehingga dapat mengurangi tekanan. Lakukan bersepeda secara perlahan, hindari gerakan mengebut dan gunakan sepeda statis.
e)     Kehamilan dan yoga
Gerakan yoga yang berlahan merupakan salah satu hal yang dapat mengurangi stress pada ibu hamil, yoga dilakukan pada kelas prenatal dengan menggunakan teknik pernapasan tertentu.Yoga juga dipercaya dapat meningkatkan fleksibilitas sehingga mempermudah persalinan.Olahraga ini juga akan memberiakan kebugaran dan ketenangan yang dapat bermanfaat pada perkembangan janin, termasuk perkembangan kognitifnya.
f)      Senam kehamilan
Senam kehamilan diberikan setelah kandungan berusia lebih dari 6 bulan.Lakukan gerakan senam kehamilan dengan ringan dan secukupnya, senam ini berfungi untuk kesehatan ibu hamil agar pertumbuhan janin dapat tumbuh secara optimal.
 2.6 Senam Otak Untuk Kecerdasan Otak anak
Brain Gym atau senam otak adalah serangkaian gerakan sederhana yang menyenangkan dan digunakan untuk meningkatkan kemampuan belajar dengan menggunakan keseluruhan otak. Brain Gym jika diterapkan pada anak juga akan membantu optimalisasi perkembangan otaknya.Untuk aplikasi gerakan brain gym dipakai istilah Dimensi lateralis untuk belahan otak kiri dan kanan, Dimensi Pemfokusan untuk bagian belakang otak (batang otak/brainstem) dan bagian depan otak (frontal lobes), serta dimensi Pemusatan untuk system limbic (midbrain) dan otak besar (cerebral cortex).Menurut pakar Brain Gym, Paul E Dennison, Ph.D, kegiatan brain gym dibuat guna menstimulasi (dimensi lateralis), meringankan (dimensi (pemfokusan), atau merelaksasi (dimensi Pemusatan) anak yang terlibat dalam situasi belajar tertentu.
Semua gerakan dalam senam otak memang dirancang untuk meningkatkan aktivitas 3 dimensi fungsi otak yang terdiri dari: lateralitas - komunikasi (terdiri dari otak kanan dan otak kiri), pemfokusan - pemahaman, serta pemusatan - pengaturan.
a.Untuk meningkatkan fungsi lateralitas-komunikasi
Melakukan gerakan menyilang (cross craw) yang bertujuan merangsang aktivitas mendengar, melihat, bergerak, menulis, dan sikap positif.
Contoh gerakan:Pundak kanan didorong ke kiri, pundak kiri didorong ke kananMerangkak seperti bayi, lutut kanan maju bersama tangan kiri, lutut kiri maju bersama tangan kananLakukan gerakan menggambar / menulis sesuatu yang simetris di udara. Gerakan ini harus dilakukan secara bersamaan antara tangan kanan dan tangan kiri.
b. Untuk memperkuat pemfokusan-pemahaman
Gerakan ini untuk merangsang otak bagian depan - belakang. Gerakan pada bagian ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan konsentrasi serta menerima hal baru dan mengekspresikan hal - hal yang sudah diketahui sebelumnya.
Contoh gerakan: Melakukan gerakan peregangan bebas, baik menggunakan tangan, kaki, maupun anggota tubuh yang lain.
a.Untuk meningkatkan pemusatan-pengaturan
Gerakan yang dilakukan akan bermanfaat untuk menenangkan, membuat perasaan nyaman, dan berfikir positif. Gerakan pada bagian ini akan melibatkan fungsi otak atas – bawah
Contoh gerakan:Letakkan kedua telapak tangan di dahi dengan jarak 2 jari dari atas alis Atau bisa juga meletakkan kedua telapak tangan di ubun-ubun.
Gerakan sebelum melakukan senam otak yaitu PACE (Positive Active Clear and Energizer). Gerakannya dimulai dari urutan terakhir dulu yaitu:
 1. Energizer (Pengisi Energi)
            Posisi duduk atau berdiri dan anak minum air sebanyak ¾ ukuran gelas plastik. Manfaat air disini antara lain :
            a. Darah lebih banyak menerima zat asam yang diperlukan untuk belajar.
            b. Air melepaskan protein yang diperlukan untuk belajar sesuatu yang baru.
            c. Air melarutkan garam yang mengoptimalkan fungsi energi listrk di badan untuk membawa informasi ke otak.
            d. Air mengaktifkan system limfa yaitu system air yang paling besar di badan. Limfa mengangkut zat-zat gizi, hormone, dan juga berfungsi sebagai saluran pembuangan.
 2. Clear (Jelas) dengan memijat saklar otak (brain button).
            Pijat dengan tangan kanan pada bagian sisi kiri dan kanan tulang dada tengah, tepatnya di kedua lekukan selangka (clavikula). Tangan kiri satunya menggosok daerah pusar. Manfaat : untuk koordinasi kedua belahan otak, meningkatkan kelancaran aliran darah ke otak, meningkatkan keseimbangan badan dan meningkatkan kerja sama kedua mata serta dapat mengurang juling. Air dan gerakan saklar otak membantu kesiapan tubuh dan otak sebelum melakukan gerakan silang.
 3.Aktif: dengan gerakan silang (Cross Crawl)
            Sentuhkanlah tiap tangan ke lutut yang berlawanan secara bergantian. Gerakkan tangan kananmenyentuh lutut kaki kiri. Kemudian tangan kiri menyentuh lutut kanan. Untuk memeksimalkan kemampuan pemahaman anak batita bisa dengan menempelkan bulatan warna. Pada telapak tangan kanan ditempelkan bulatan warna kuning begitupun lutut kirinya. Sebaliknya pada telapak tangan kiri dan lutut kanan ditempelkan bulatan merah. Ketika anak diminta melakukan gerakan silang bisa dengan mengatakan” Coba warna kuning disentuhkan dengan warna kuning.”
Manfaat : meningkatkan kesadaran keberadaan tubuh, menghilangkan stress (pikiran jadi jernih) dya ingat dan pikir meningkat, merangsang kelancaran cairan otak, meningkatkan koordinasi tubuh, mempermudah belajar, menyeimbangkan emosi, memperlancar peredaran limfa, mengatur tekanan darah, meningkatkan penglihatan, melancarkan pencernaan, meningkatkan energi tubuh, meningkatkan skor IQ, menghilangkan kekakuan, meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan membangkitkan rasa gembira.
 4.Positive : gerakan hook Ups (kait relaks).
            Ada dua cara. Pertama, posisi kaki kiri di atas kaki kanan (bersilang). Tangan kiri diatas tangan kanan dengan posisi jempol ke bawah dan jari-jari kedua tangan saling menggenggam. Tarik kedua tangan kea rah pusat dan kedepan dada. Cara kedua: kedua kaki membuka sementara ujung-ujung jari kedua tangan saling bersentuhan lalu secara perlahan arahkan ke dada atau ke pangkuan bisa dipilih salah satu cara atau bisa juga keduanya digunakan. Manfaat : pemusatan secara emosional(mengurangi kepekaan yang berlebihan), lebih relaks, perhatian seksama, keseimbangan jasmani dan koordinasi,lebih percaya diri dan pernapasan lebih baik.

A.MACAM GERAK BRAIN GAMES (SENAM OTAK)
*     Gerakan Sakelar Otak
Sakelar otak (jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan tulang dada) dipijat selama 20-30 detik dengan satu tangan, sementara tangan lainnya memegang atau memijat sebelah kanan dan kiri pusar.Mengoptimalkan pengiriman pesan dari otak kiri ke kanan atau sebaliknya, meningkatkan penerimaan oksigen, dan menstimulasi aliran darah agar lebih lancar mengalir ke otak.
Guna: mengoptimalkan keterampilan motorik halus, memperbaiki sikap tubuh, meningkatkan energi, mengurangi stres visual dan relaksasi tengkuk serta bahu.
*     Gerakan Silang
Gerakan ini mengaktifkan hubungan kedua sisi otak dan merupakan gerakan pemanasan untuk semua keterampilan yang memerlukan penyeberangan garis tengah bagian lateral tubuh.
* Mengaktifkan gerakan mata dari kiri ke kanan, meningkatkan harmonisasi penglihatan (binokular)
* Guna: mengoptimalkan pekerjaan menulis, mendengar, membaca dan memahami, meningkatkan stamina, memperbaiki pernapasan, pendengaran dan penglihatan.
*     Tombol Bumi
Ujung salah satu tangan menyentuh bawah bibir, ujung jari lainnya di pinggir atas tulang kemaluan (15 cm di bawah pusar). Di sentuh selama 30 detik atau 4-6 kali tarikan napas penuh.
* Meningkatkan koordinasi dan konsentrasi (melihat secara vertikal dan horizontal sekaligus tanpa keliru, seperti saat membaca kolom dalam tabel).
* Guna: mengurangi kelelahan mental (stres), mengoptimalkan jenis pekerjaan seperti organisasi, perancangan seni, pembukuan.
*     Tombol Imbang
Gerakan ini akan mengembalikan tiga dimensi keseimbangan tubuh (kiri-kanan, atas-bawah, depan-belakang). Tekan ’tombol imbang’ -— 4-5 cm ke kiri dan ke kanan dari garis tengah/lekukan di batas rambut antara tengkorak dan tengkung di atas tulang belakang -— sementara tangan satunya menyentuh pusar, selama 30 detik.
* Meningkatkan konsentrasi, pengambilan keputusan, pemikiran asosiatif, kepekaan indrawi untuk keseimbangan, menjernihkan pikiran dan menjaga badan tetap relaks
* Guna: mengerti konsep yang tersirat (saat membaca), mengkritisi, mengurangi mabuk perjalanan dan tekanan di kuping karena perubahan ketingian, mengoptimalkan pekerjaan menulis laporan, memakai telepon atau komputer.
*     Kait Relaks
Tumpangkan kaki kiri di atas kaki kanan, dan tangan kiri di atas tangan kanan dengan posisi jempol ke bawah. Jemari kedua tangan saling menggenggam, kemudian tarik tangan ke arah pusar dan terus ke depan dada. Pejamkan mata dan saat menarik napas, lidah ditempelkan ke langit-langit mulut dan lepaskan saat mengembuskan napas. Berikutnya, buka silangan kaki, dan ujung-ujung jari tangan saling bersentuhan secara halus di dada atau di pangkuan, sambil mengambil napas dalam 1 menit lagi
* Meningkatkan koordinasi motorik halus dan pemikiran logis, dan pemusatan emosional.
* Guna: mendengar aktif, berbicara lugas, menghadapi tes dan bekerja dengan papan ketik, pengendalian diri dan keseimbangan.
Catatan: Untuk mencegah ketegangan otot, sebelum memulai latihan Anda sebaiknya minum beberapa gelas air putih. Jumlah air yang harus dikonsumsi sekitar sepertiga kali berat tubuh.

B.     SENAM OTAK UNTUK BAYI
Baby brain gym gerakan-gerakan senam sederhana yang dapat membantu perkembangan otak dan koordinasi anggota tubuh bayi. Brain gym itu sendiri dikembangkan oleh Educational Kinesiology Foundation, Amerika Serikat.
Gerakan Silang Usia 0-3 Bulan
- Gerakan silang diberikan dalam posisi telentang.
- Tangan kiri digerakkan dengan kaki kanan dan sebaliknya.
- Di akhir usia 3 bulan, bayi harus bisa membolak-balikkan badan.
- Stimulasi gerak silang dapat merangsang kekuatan otot tangan.
Gerakan Silang Usia 4-8 Bulan
- Bayi mulai berusaha meraih benda yang ada dihadapanya.
- Stimulasi gerak silang mengkondisikan otak kanan dan kiri bayi untuk melatih koordinasi mata dan gerak motoriknya. Dengan adanya koordinasi tersebut, bayi dapat meraih benda di dekatnya.
Gerakan Brain Gym Usia 6-12 Bulan
- Tekan saklar otak
gerakan saklar otak dilakukan dengan memijit dua titik di bawah clavicular kiri-kanan atau tulang di bawah leher. Sementara tangan lain memegang pusar. Ini bertujuan mengaktifkan sisi otak kiri dan kanan, sehingga meningkatkan energi ke mata.
- Tekan tombol angkasa
Selanjutnya, gerakan tombol angkasa yang memijat titik di atas bibir bawah dan ta*ngan lain memegang tulang ekor mengaktifkan energi ke otak, menyeimbangkan ke*mampuan melihat jauh dan dekat, serta menyeimbangkan emosi.
- Tekan tombol bumi
dengan memijit titik di bawah bibir dan tangan lain di tulang kemaluan. Gunanya untuk mengaktifkan energi di otak tengah yang dapat menyeimbangkan emosi, mengasah kemampuan anak menengok dimensi atas dan bawah.
- Lakukan gerakan homolateral
dengan menggerakkan kaki kiri dengan tangan kiri–bergantian dengan sisi yang lain–secara pasif. Gerakan ini bermanfaat untuk mengaktifkan spesialisasi otak kiri dan kanan serta lateralisasi yang tercermin dari kemampuan anak memakai baju sendiri, lempar-tangkap bola, menggambar, komunikasi, dan bernapas.
Brain Gym Usia 13-24 Bulan
- Lakukan saklar otak, tombol angkasa, tombol bumi, dan homolateral.
- Gerakan silang
fokus pada bahu dan panggul dengan cara menggerakkan kaki kiri dan tangan kiri menyilang ke kanan bergantian dengan sisi sebaliknya. Ini berguna untuk mengaktifkan otak kiri dan kanan secara simultan seraya menyeimbangkan fungsi kedua belahan otak tersebut.
C.     SENAM OTAK UNTUK ANAK 3-6 TAHUN
Senam otak untuk anak usia 3-6 tahun dapat dengan melakukan gerakan senam otak seperti:
*     Gerakan Sakelar Otak
*     Gerakan Silang
*     Tombol Bumi
*     Tombol Imbang
*     Kait Relaks
Tapi disini anak melakukan sendiri gerakan senam otak tanpa bantuan dari orang lain, karena anak umur 3-6 tahun sudah dapat melakukan gerakan tubuhnya sendiri.
D.    MANFAAT SENAM OTAK
1.      Bagi anak-anak senam otak dapat membantu meningkatkan kemampuan otaknya, konsentrasi, kesulitan belajar,dan meningkatkan potensinya
2.      Membantu merangsang kecerdasan otak bayi 
3.      Dapat menyikapi permasalahan dengan lebih tenang
4.       Bugar, sehat, dan fit
5.      Menunda kedatangan menopause
6.      Sebagai sarana untuk mencegah dan memudahkan penyembuhan terhadap penyakit
7.      Memungkinkan belajar dan bekerja tanpa stres.
8.      Dapat dipakai dalam waktu singkat (kurang dari 5menit).
9.      Tidak memerlukan bahan atau tempat khusus.
10. Dapat dipakai dalam semua situasi termasuk saat belajar/bekerja.
11. Meningkatkan kepercayaan diri.
12. Menunjukkan hasil dengan segera.
13. Dapat dijelaskan secara neurofisiologi: “why learning is not all in your head” kata Dr. Carla Hannaford.
14. Sangat efektif dalam penanganan seseorang yang mengalami hambatan dan stres belajar.
15. Memandirikan seseorang dalam hal belajar, dan mengaktifkan seluruh potensi dan keterampilan yang dimiliki seseorang.





BAB 3
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
            Stimulus gerak dapat membantu meningkatkan kecerdasan otak,hal ini diperkuat dengan pendapat ahli seperti Kephrat, Delacato dan Piaget yang juga menyatakan bahwa gerak dapat meningkatkan kemampuan otak.Manusia mempunyai 2 sistem saraf, yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi yang merupakan sistem gerak tubuh manusia.Gerakan yang dilakukan oleh tubuh akan terstimulus kedalam otak, sabagai pusat saraf.Dimana didalam otak terdapat banyak sel-sel neuron sehingga ketika anak mendapat rasangan gerak akan mengantarkan stimulus tersebut kadalam otak sehingga dapat merangsang sel-sel neuron yang belum terhubung dapat terhubung. Semakin banyak sel-sel neuron yang dapat terhubung dapat meningkatkan kecerdasan anak.
            Selain itu gerakan yang dilkukan oleh tubuh dapat memperlencar peredaran darah ke otak, meningkatkan produksi hormon NGF, hormon dopamin yang berguna untuk mengatur mood (perasaan), serta dapat memprogram alat motorik, perseptual, saraf dan otak.Banyak gerakan yang dapat dilakukan oleh tubuh dan dapat merangsang otak,seperti senam otak yang mempunyai komponen gerak,yaitu gerakan sekelar,gerakan silang, tombol bumi, tombol imbang dan kait relaks yang dapat dilakukan untuk bayi,anak-anak maupun orang tua.Senam otak bagi anak dapat meningkatkan kemampuan otaknya,dan bagi orang dewasa senam otak dapat mehilangkan stress,memberikan rasa rileks. Oleh karenanya stimulus gerak diberikan kepada anak sedini mungkin, karena stimlus gerak dapat memberikan menfaat bagi anak. Bukan sekedar unntuk meningkatkan kecerdasan, tapi dapat juga mengoptimalkan kemampuan fisik dan motorik anak.
3.2 Kata Penutup
            Demikianlah makalah kami tentang stimulus gerak untuk kecerdasan otak, yang memberikan penjelasan tentang barbagai hal yang berkaitan dengan gerak, semoga makalah ini dapat memberikan manfaat.
3.3 Saran
            Apabila dalam terdapat kesalahan dalam makalah ini, kami mengaharapkan kritik dan saran untuk perbaikan makalah ini.       
DAFTAR PUSTAKA

Maria, Ana.2009.The Golden Age.Yogyakarta.Tugu Yogyakarta
Pujiastuti.2009.Panduan Ibu Hamil Bayi.Yogyakarta.Tugu Yogyakarta
Rene,F van De Carr.2001.Cara Baru Mandidik Anak Sejak Dalam kandungan.Bandung.Penerbit Kaita
Maryati,Sri.dkk.2007.Biologi Untuk SMA Kelas XI.Jakarta.Eirlangga


http://scivee.tv/node/8389

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar